Total Tayangan Halaman
Minggu, 20 November 2011
Senin, 14 November 2011
Biar Disayang suami
MEWUJUDKAN keluarga yang bahagia tidak semudah membalikkan telapak tangan. Di antara kendalanya adalah faktor keharmonisan hubungan antara suami istrinya yang sering terganggu karena sikap egois dari kedua belah pihak. Bagaimana seharusnya sikap istri agar membuat ia disayang dan dicintai suami? Berikut ini adalah tips agar istri disayang oleh suami :
* Istri bagun terlebih dahulu, jangan sampai istri ketinggalan suami bangun dan memasak untuk istri.
* Segera siapkan minuman pagi hari kesukaan suami, misal kopi atau teh atau susu. Tawarkan, menu apa yang diingikan pagi ini.
* Saat suami berangkat kerja, antar sampai ke depan pintu, tentu sang istri sudah dalam keadaan rapi.
* Saat suami pulang kerja, jangan sampai kondisi rumah dalam keadaan berantakan. Sambut suami dengan senyuman yang menawan.
* Jangan lupa, siapkan makan kesukaan suami saat pulang kerja.
* Sederhana dalam berpenampilan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa umumnya lakilaki tidak menyukai perempuan yang berpenampilan menor, seronok dengan wajah penuh riasan tebal, sebaliknya kesederhanaan lebih menarik bagi mereka karena menurut mereka lebih memancarkan kecantikan perempuan.
* Jika ada masalah, apapun yang bergejolak di hatimu, berusahalah untuk tetap sabar dan menahan diri untuk tidak menyakiti hati suami.
* Dapat mendampingi suami dalam suka dan duka.
* Berusaha untuk menjadi partner yang menyenangkan di kamar tidur. Banyak perempuan masih merasa malu untuk bersikap agresif meski kepada suaminya sendiri. Ini karena adanya anggapan bahwa perempuan yang agresif terkesan murahan dan tidak terhormat. Tentu saja anggapan ini tidak berlaku untuk seorang istri yang agresif kepada suaminya sendiri.
* Jika menemui persoalan, segera bicarakan dengan suami, jangan memendam masalah di hati. Apalagi ngambek dan pergi meninggalkan rumah sendiri.
* Jika bepergian, minta ijin atau atas pengetahuan suami.
* Jangan menjadi istri yang boros dalam belanja. Terutama untuk hal-hal yang tidak dibutuhkan. (uty/berbagai sumber)
Share/Bookmark Read More......
Rabu, 12 Oktober 2011
Kisah Mengharukan Seorang Suami
Kisah ini membuat saya menangis waktu membacanya, dan saya yakin anda akan memiliki perasaan yang sama dengan yang saya miliki. Selamat membaca, semoga kita mengambil hikmah dari kisah ini.
Kisah Paling Mengharukan
Eko Pratomo Suyatno, siapa yang tidak kenal lelaki bersahaja ini? Namanya
sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan.
Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri reksadana di Indonesia
dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana
besar di negeri ini. Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tapi dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Karena ada sisi kesehariannya yang luar biasa!!!!
Usianya sudah tidak terbilang muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja
bahkan sudah mendekati malam, tapi Pak Suyatno masih bersemangat
merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32
tahun. Dikaruniai 4 orang anak.
Dari isinilah awal cobaan itu menerpa, saat istrinya melahirkan anak yang ke
empat. tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu
terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya
menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak
bisa digerakkan lagi.
Setiap hari sebelum berangkat kerja Pak Suyatno sendirian memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke tempat tidur. Dia letakkan istrinya di depan TV agar istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya sudah tidak dapat bicara tapi selalu terlihat senyum. Untunglah tempat berkantor Pak Suyatno tidak terlalu jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.
Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa menanggapi lewat tatapan matanya, namun begitu bagi Pak Suyatno sudah cukup menyenangkan. Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun. Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yg masih kuliah.
Pada suatu hari…saat seluruh anaknya berkumpul di rumah menjenguk ibunya karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal bersama keluarga masing-masing Pak Suyatno memutuskan dirinyalah yang merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu ‘agar semua anaknya dapat
berhasil’.
Dengan kalimat yang cukup hati-hati, anak yang sulung berkata:
“Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak
merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu.” Sambil air mata si sulung berlinang.
“Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak, kami janji akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Si Sulung melanjutkan permohonannya.
”Anak-anakku…Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan
kalian….*sejenak kerongkongannya tersekat*… kalian yang selalu
kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun
dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia
menginginkan keadaanya seperti ini ?? Kalian menginginkan bapak
bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan
keadaanya seperti sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi
Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang
masih sakit.” Pak Suyatno menjawab hal yang sama sekali tidak diduga
anak-anaknya
Kisah Paling Menyedihkan
Kisah Paling Mengharukan
Sejenak meledaklah tangis anak-anak Pak Suyatno, merekapun melihat
butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu Suyatno..dengan pilu
ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu……
Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Pak Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa-apa….disaat itulah meledak tangisnya dengan tamu yang
hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru.
Disitulah Pak Suyatno bercerita : “Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi waktu, tenaga,
pikiran, perhatian itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya
menjadi pendamping hidup saya, dan sewaktu dia sehat diapun dengan
sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan
dengan mata, dan dia memberi saya 4 anak yang lucu-lucu..Sekarang saat
dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama… dan itu merupakan
ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya
apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia
sakit…” Sambil menangis
”Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya hanya dapat bercerita
kepada Allah di atas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah saya
percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya…”BAHWA CINTA SAYA KEPADA ISTRI, SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA KEPADA ALLAH”.
Itulah cerita / Kisah Paling Mengharukan yang semoga dapat menjadi teladan bagi anda yang sudah menikah bahwa cinta sejati bukan memandang dari mata, tapi dari hati.
Sumber : vie.iqbalir.com
Selasa, 06 September 2011
Andaikan Bandara Soekarno Hatta Seperti Changi Singapura
Tak heran jika Singapura sering menjadi tujuan wisata bagi wisatawan dari berbagai belahan dunia. Selain tata kota yang nyaman, pusat belanja yang murah,serta makanan lezat dari berbagai negara, juga tak ada banyak pungutan biaya liar di bandara seperti yang terjadi di sejumlah bandara di Indonesia. Saat menginjakkan kaki di bandara internasional Changi, para penumpang pesawat disambut dengan tata megah arsitektur bandara yang pada tahun 2010 mampu menangani 42.038.777 penumpang. Perbedaan mendasar antara bandara di Indonesia dan Changi yaitu tak ada pungutan baik resmi maupun liar ketika menginjakkan kaki di bandara yang masuk 18 besar tersibuk di dunia itu.
Selain tata arsitektur yang megah, Changi juga dilengkapi pendingin di seluruh sudut sehingga penumpang tak perlu merasa kepanasan. Di setiap gate disediakan sky train yang membawa penumpang dari terminal satu ke terminal lainnya tanpa harus menggunakan bus atau mendorong bagasi yang tentunya sungguh melelahkan.
Hal menarik lainnya dari bandara yang dioperasikan pertama kali pada tahun 1981 ini, tak ada gangguan para porter yang mendorong troli menawarkan jasa mengangkut barang. Troli disediakan di luar gate dan petugas bandara dengan siap siaga membantu penumpang untuk memberikan informasi mengenai apapun termasuk tempat mengambil taksi, money changer, bahkan menggunakan akses internet secara gratis. Tak ada jasa perusahaan asuransi yang menghentikan penumpang saat menuju ke gate masing-masing.
Berbicara mengenai akses internet, Changi menyediakannya secara gratis di sudut manapun. Saat masuk ke Changi pertama kali, penumpang hanya diminta menunjukkan nomor ponsel Singapura dan kemudian mendapatkan secarik kertas berisi username dan kata sandi dan bisa mengakses internet selama empat jam. Kecepatannya sungguh luar biasa. Hal yang sama ketika hendak meninggalkan bandara Changi, penumpang bisa menuju ke bagian informasi dan meminta akses penggunaan internet ke petugas.
Jika penumpang tak membawa laptop, Changi Airport menyediakan dua buah komputer layar datar di setiap sudut dan penumpang bisa menggunakannya secara gratis. Ruang tunggu juga sangat nyaman dan lapang serta dilengkapi AC yang sangat menyejukkan. Berbeda ketika berada di bandara kelas internasional seperi Soekarno-Hatta di mana penumpang harus merasakan penat dan hawa panas terutama saat penumpang berdesak-desakan.
Apabila penumpang masih memiliki banyak waktu dan hendak bersantai, beragam pilihan seperti restoran, butik pakaian ternama berkelas berjajar rapi di dalam bandara. Mulai dari Calvin Klein, D&G, hingga jenis-jenis parfum berharga selangit.
Badan merasa lelah? Changi Airport menyediakan kursi pijat gratis di setiap gate sehingga penumpang bisa melepaskan kepenatan saat menunggu pesawat. Meski petugasnya jarang tersenyum namun Changi Airport benar-benar menunjukkan kelas sebagai bandara yang berkelas internasional.
Sumber : Tribunnews.com Read More......
Selasa, 23 Agustus 2011
Kangen masa Lajang..........
duh jadi kangen masa single dulu,jalan2 m tmn,shoping,karoke.hanya foto pengobat rindu...." liburan jln2 m tmn2 Ke s'pore...
Read More......
Senin, 15 Agustus 2011
7 Trik Meredakan Hasrat Belanja
Dalam bukunya berjudul Buyology, Truth and Lies About Why We Buy, Martin Lindstrom yang juga berprofesi sebagai ahli marketing mengatakan, selain niat berbelanja, ternyata ada faktor lain yang membuat seseorang belanja lebih banyak. Bahkan membuat Anda mengeluarkan uang untuk barang yang tidak penting sekali pun.
Jangan heran jika kemudian Anda sering kebingungan dan stres memikirkan kemana uang "melayang" setelah belanja. Untuk menghindari hal ini, Lindstrom berbagi triknya untuk Anda: 1. Datanglah dengan perut kenyang
Beberapa penelitian menunjukkan, lapar tak hanya membuat kita membeli makanan lebih banyak, namun juga barang lain seperti pakaian dan aksesori. Sebelum belanja, sebaiknya kenyangkan lebih dahulu perut Anda. Kalau sedang lapar, jauhi butik kesayangan atau tempat belanja yang jadi incaran.
2. Belanja sendiri
Banyak yang bilang, belanja dengan teman atau pasangan akan menghindari Anda belanja lebih banyak, dengan catatan mereka berjiwa hemat. Kenyataannya, belanja bersama mereka justru membuat Anda bingung memilih. Karena bingung memilih, justru Anda akhirnya memilih membelanjakan semua pilihan tadi.
Pergi ke tempat belanja bareng teman atau pasangan juga membuat Anda betah berlama-lama, sehingga memungkinkan Anda belanja lebih banyak.
3. Jauhi mal saat sedih dan senang
Pergi lah belanja saat emosi Anda sedang datar-datar saja. Sekelompok peneliti dari Universitas Harvard dan Stanford, serta universitas lainnya di Amerika menghasilkan penelitian berjudul Misery is not misery. Dikatakan bahwa, bila sedang sedih, seseorang cenderung membeli lebih banyak barang sebagai salah satu cara mengobati perasaan kecewa agar kembali merasa bahagia.
Namun, perasaan senang pun bisa membuat orang mengeluarkan uang lebih. Seperti yang diungkapkan dalam Journal of Consumer Research, perasaan bahagia dan mencintai hidup akan membuat seseorang memilih barangh yang berkualitas bagus, seperti jam tangan atau sepatu bermerek.
4. Berjalan searah jarum jam
Kebanyakan pasar swalayan memiliki pintu masuk di sebelah kanan dan pintu kasir di sebelah kiri. Penataan ini bukan tanpa maksud. Bentuk ruangan yang mengharuskan kita berjalan melawan arah jarum jam ternyata memiliki dampak psikologis, yaitu membuat kita belanja lebih banyak dan betah berlama-lama.
Lindstrom menambahkan, seseorang merasa lebih nyaman jika berjalan melawan arah jarum jam. Sesekali, coba saja, Anda mulai belanja dari sisi sebelah kiri dan berjalan searah jarum jam. Dipastikan jinjingan Anda berkurang dari biasanya.
5. Perhatikan besarnya kantung belanja
Belanja juga butuh strategi. Jangan mengambil troli hanya karena Anda malas menjinjing keranjang belanja. Justru dengan memilih keranjang belanja, terutama jika Anda tak berniat belanja banyak, Anda akan lebih cepat ke kasir. Saat keranjang semakin terisi dan terasa berat, Anda akan tergerak menuju kasir, segera membayar barang belanjaan.
6. Lebih taat lebih hemat
Gavan Fitzsmons, profesor marketing dan psikologi dari Duke University melakukan studi dan menemukan fakta bahwa seseorang yang tidak terlalu religius biasanya akan mengeluarkan uang lebih banyak untuk belanja.
Penelitian terhadap 1.000 responden ini menunjukkan bahwa mereka yang tidak terlalu religius senang untuk membeli barang bermerek sebagai identitas dirinya. Sebaliknya, mereka yang taat biasanya tidak begitu mementingkan merek.
7. Lihat huruf pertama nama depan Anda
Percaya atau tidak, hasil studi yang terdapat dalam Journal of Consumer Research menyebutkan, nama depan Anda ternyata memiliki pengaruh terhadap hasrat belanja. Lihat huruf depan nama Anda, semakin awal urutan alfabet-nya, makan semakin rendah pula hasrat belanja. Misalnya, seseorang dengan nama depan berawalan D akan lebih gemar berbelanja dibanding seseorang dengan nama depan berawalan A.
Anda mungkin tak lagi bisa mengubah nama depan. Namun jika percaya dengan hasil studi ini, Anda bisa mempertimbangkan nama depan anak Anda nantinya. Jika pun tak bisa mengubah nama, sejumlah trik lainnya bisa membantu Anda meredakan hasrat belanja.
Sumber : KOMPAS.com Read More......






